Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]


Di desa Semaan, terdapat salah satu kebudayaan yang mungkin orang-orang banyak yang belum mengetahui bahkan orang maduranya sendiri. Mungkin yang mengetahui hanya masyarakat desa Semaan sendiri, yaitu bu' jibu'. Ini tradisi yang sangat uni sekali. Bu’ jibu’ merupakan salah satu budaya yang sudah ada sejak zaman dahulu di desa Semaan. Bu’jibu’ adalah sebuah alat yang dipercaya oleh masyarakat semaan untuk mencari barang yang hilang, biasanya orang yang mengendalikan berjumlah 2 sampai 3 orang  kemudian bu’jibu’ berputar – putar disekitar rumah atau sawah sambil mencari peralatan rumah tangga yang hilang seperti, cangkul, clurit, linggis dan lain – lain. Tradisi bu’ jibu’ ini biasanya di tengah kerumunan masyarakat dan bu’ jibu’nya seperti boneka kayu yang mana kepalanya terbuat dari batok kelapa ,kemudian diiringi dengan lagu khusus lalu berputar mencari barang yang hilang tadi. Jika pada zaman dahulu ,boneka untuk bu’jibu’ bisa berjalan sendiri mencari barang-barang yang hilang, tetapi sekarang hanya diilustrasikan oleh anak-anak yang mana bonekanya dipegang sendiri oleh anak-anak tersebut kemudian diputar-putar. Tujuannya supaya tidak hilang kebudayaan yang biasanya dilakukan oleh leluhur di desa Semaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]