Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]

          

       Setiap kegiatan yang dilakukan oleh manusia pasti akan menimbulkan limbah, baik berupa limbah cair, padat, ataupun gas. Dalam kegiatan industri, khususnya industri tahu, juga menimbulkan limbah yang dapat mencemari lingkungan jika dibuang begitu saja tanpa pengolahan terlebih dahulu. Pada umumnya, banyak industri tahu yang belum mengolah limbahnya secara proaktif, kalaupun diolah itu masih menggunakan teknologi yang sangat sederhana.
Ampas tahu diketahui memiliki unsur senyawa nitrogen (N), fosfat (P), dan kalium (K), yakni unsur hara yang dapat menyuburkan tanaman. Dibandingkan bahan makanan lain, unsur hara ampas tahu juga lebih tinggi. Limbah yang ditimbulkan dari industri tahu, sebagian besar berupa limbah padat dan limbah cair. Limbah padat dihasilkan dari proses penyaringan dan penggumpalan, limbah ini kebanyakan oleh pengrajin dijual dan diolah menjadi tempe gembus, kerupuk ampas tahu, pakan ternak,  diolah menjadi tepung ampas tahu dan dapat juga dijadikan kompos. karena di desa Semaan juga ada pabrik tahu, supaya tidak terbuang ampasnya, kami disini ingin memanfaatkan dengan mengolah ampas tahu menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat disana khususnya para petani karena kebanyakan masyarakat di desa Semaan  bermata pencaharian sebagai petani sehingga bisa memanfaatkan dengan mengolah ampas tahu menjadi kompos. Karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat bahkan banyak yang tidah mengetahui limbah ampas tahu bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik padat. Industri tahu memerlukan suatu pengolahan limbah yang bertujuan untuk mengurangi resiko yang nantinya bisa mencemari lingkungan. Dilihat dari karakteristik limbah tahu yang banyak mengandung senyawa organik, maka salah satu cara pengolahan limbah pada industri tahu adalah pemanfaatan limbah ampas tahu menjadi kompos. Pengomposan adalah suatu proses aerobik yang mengubah limbah menjadi material seperti humus melalui aktivitas microbial pada materi organik dalam limbah padat.
Dibawah ini merupakan cara pembuatan pupuk atau kompos dari limbah ampas tahu. Kita siapkan dahulu bahan-bahan campurannya. Bahan-bahannya yaitu:
1.    Ampas tahu
2.    Pupuk kandang (kotoran ternak)
3.    EM4
4.    Gula
5.    Air
6.    Terpal
Cara pembuatannya yaitu :
1.    Pertama-tama siapkan terlebih dahulu bahan-bahan yang akan dibuat kompos seperti yang sudah disebutkan diatas tadi.
2.    Kemudian siapkan lahan untuk proses pengomposan,sebaiknya diberi atap agar teduh tidak terpapar sinar matahari serta melindungi dari air hujan agar tidak masuk saat proses pengomposan.
3.    Kotoran ternak dan ampas tahu dicampurkan dengan perbandingan 1:1
4.    Kemudian setelah kotoran ternak dan ampas tahu tercampur, dimasukkan campuran EM4 sebanyak 2 tutup botol ,lalu dicampurkan gula 3 sendok dan air kemudian diaduk. Aduk secara merata agar proses pengomposan berjalan maksimal. Karena salah satu cara membuat pupuk yang ampuh dan manjur untuk tanaman adalah dengan menggunakan Effective Microorganism 4 atau yang sering disebut dengan EM4. Salah satu manfaat dari EM4 adalah membantu tanaman dalam proses pertumbuhan daun,buah,batang dan akar agar tumbuh lebih optimal.
5.    Biarkan campuran kompos tersebut selama 2 sampai 3 minggu agar terjadi proses pengomposan.
6.    Aduk setiap hari secara merata dengan cara memulai dari pinggiran tumpukan kemudian di cangkul dari atas ke bawah mulai dari lapisan atas hingga yang paling dasar agar campuran terurai maksimal. Ciri pupuk kompos yang telah siap digunakan menjadi pupuk, yaitu dari suhu yang sudah dingin,warna yang berubah menjadi lebih gelap atau hitam kecoklatan, teksturnya remah (bahan mudah hancur).
7.    Setelah pengomposan selesai, kompos akan diaplikasikan pada tanaman-tanaman yang ada di desa Semaan.
Dengan pembuatan kompos tadi, diharapkan menciptakan tanaman yang subur dan lebih bagus.
Berikut adalah foto komposnya :

 

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]